Narkoba Bikin Kasat Shabara Polres Banggai Dicopot

0
393

LUWUK – Kasat Shabara Polres Banggai, Iptu I Wayan Agus Suarda, telah copot dari jabatannya dan langsung dimutasi sebagai Pama di Polres Banggai setelah ditangkap menerima paket  kiriman sabu-sabu dari Surabaya.

Ilustrasi (@jawapos.com)

Sementara perwira yang menggantikan posisi Wayan Agus sebagai Kasat Sabhara adalah Iptu I Nyoman Dunia.

“Kasat Sabhara Polres Banggai Iptu I Wayan Agus Suarda  sudah kami copot, dan telah dimutasi sebagai Pama di Polres Banggai, “ kata Kapolres Banggai, AKBP Moch Sholeh, kepada Radar Sulteng, Kamis kemarin (24/5).

Sumber  Radar Sulteng menyebutkan,  Kasat Sabhara Polres Banggai Iptu I Wayan Agus ketangkap basah oleh tim buru sergap Sat Narkoba Polrestabes Surabaya yang memburu proses pengiriman paket sabu ke Kota Luwuk.  Paket sabu yang dikirim dari Surabaya sesuai bukti pengiriman milik seorang perempuan bernama Agnes yang diduga pacar  Iptu Agus.

Adapun kronologisnya, pada  Selasa (22/5) sekitar pukul 09.30 wita, Iptu I Wayan Agus Suarda yang saat itu berada di rumah, tiba-tiba dihubungi kekasihnya, Agnes, dan meminta tolong kepada perwira polisi itu untuk megambil paket kiriman dari Surabaya yang di kirim via JNE. Setelah mendapatkan nomor resi pengiriman, selanjutnya I Wayan Agus berangkat menuju kantor JNE yang terletak di JIn Urip Sumoharjo Kelurahan Simpong Luwuk.

‘’Yang jelas usai mengambil paket kiriman yang bersangkutan langsung diamankan tim Satnarkoba Polresta Surabaya dan kasusnya diserahkan ke Polres Banggai. Terbukti kita tindak tegas,’’ jelas Kapolres Banggai, AKBP Moch Sholeh.

Masih kata sumber Radar Sulteng, oknum perwira Polres Banggai usai diamankan  tim Sat Res Narkoba Polresta Surabaya, langsung dilakukan pemeriksaan.  Dari hasil pemeriksaan  ditemukan barang bukti 2 paket sabu 5 gram (total 10 gram) yang berada di dalam paket kiriman tersebut.

Tim Sat Res Narkoba Polrestabes Surabaya juga mengamankan sepucuk senjata api dinas milik Iptu I Wayan Agus Suarda, berupa pistol Revolver  dan  enam butir peluru tajam.

Setelah mengamankan I Wayan Agus Suarda selanjutnya Tim Satres Narkoba Polrestabes Surabaya bergerak dari kantor JNE menuju ke kos milik Agnes yang terletak di lingkar Utara Desa Tontouan Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai.

Tiba di rumah Agnes, tim Satres Narkoba langsung melakukan penangkapan terhadap Agnes serta melakukan penggeledahan dalam kos milik Agnes.

Saat melakukan penggeledahan tim Satres Narkoba Polrestabes Surabaya menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti, berupa   2  buah bong, 1 pipet kaca, 1 buah timbangan digital,  kantong plastik klip, sendok sedotan, dan korek api gas.

Penangkapan Agnes, merupakan pengembangan kasus narkoba dengan tersangka Yulius yang menerima transferan uang kurang lebih Rp 4 juta untuk pembelian sabu sebanyak 10 gram, dengan identitas pemesan Agnes alamat  Kota Luwuk.

Usai penggeledahan dan penangkapan, tim Sat Res Narkoba Polrestabes Surabaya datang ke Polres Banggai untuk berkoordinasi dengan Waka Polres Banggai Kompol Doni Prakoso Widamanto SIK,  Kasat Resnarkoba Polres Banggai AKP  I Dewa Nyoman Sujendra, SH dan Kasi Propam Polres Banggai Ipda AL Amin S Muda  tentang adanya personel Polres Banggai Iptu I Wayan Agus Suarda yang tertangkap tangan menerima kiriman barang berupa narkoba jenis sabu-sabu, serta menyerahkan pistol Revolver beserta  enam butir peluru tajam. Selanjutnya senpi tersebut diserahkan ke Subbag Sarpras untuk diamankan di gudang senpi.

Selain tertangkap basah mengambil kiriman paket sabu, hasil pemeriksaan urine yang dilakukan Paur Kes Polres Banggai Ipda Frans Mirah terhadap Iptu Wayan Agus Suarda disaksikan langsung Waka Polres Kompol Doni Prakoso Widamanto,  Kasat Resnarkoba Polres Banggai AKP I Dewa Nyoman Sudjendra,  dan Kasi Propam Ipda AL Amin S Muda,  dengan hasil positif menggunakan narkoba.

Selain positif menggunakan narkoba, Iptu Wayan Agus Suarda ternyata memiliki hubungan khusus (pacaran) dengan Agnes, dan sudah berjalan selama enam  bulan. Wayan Agus Suarda kini diamankan di sel tahanan Polres Banggai guna pemeriksaan hukum lebih lanjut.(stv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.