Temuan BPOM di Parigi; Daging Ayam Digelembungkan, Jajanan Kandung Pewarna

0
192

PARIMO-Balai Penguji Obat dan Makanan (BPOM) Palu bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menginspeksi pedagang di Pasar Sentral Parigi (PSP), Pasar Tolai dan Pasar Sumber Sari, juga pusat jajanan takjil selama dua hari berturut-turut, sidak dilakukan sebagai upaya perlindungan konsumen.

BPOM Palu melakukan sidak di Pasar Sentral Parigi, sidak dilakukan bersama pihak Dinkes, Disperindag, Ketahanan Pangan dan Kantor Pasar. (Foto: Istimewa)

Dari pantauan, Rabu (23/5) sidak dilakukan pukul 09.00-11.00 wita di Pasar Parigi dan dilanjutkan pukul 15.00 di pasar jajanan takjil perempatan pasar lama Parigi. Tim pemeriksa didampingi pegawai kantor pasar menyusuri semua los pasar memeriksa satu per satu dagangan yang diduga menggunakan bahan pewarna tekstil dan bahan pengawet.

Tim pemeriksa juga menemukan penjual ayam potong  memasukan  angin ke dalam perut ayam agar terlihat lebih gemuk. Padahal hal itu tidak dibolehkan karena memasukan angin akan ikut membawa bakteri masuk ke dalam daging.

“Memang kalau dipompa kelihatan gemuk tetapi itu yang menyebabkan bakteri masuk, konsumen harus tahu itu. Jangan beli kalau pantat ayam kelihatan kembung , jadinya daging ayam tidak steril lagi,” jelas Kepala seksi pengujian pangan dan bahan berbaya BPOM Palu, Darman yang ditemui usai melakukan sidak.

Ia menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap tahun untuk perlindungan kepada konsumen,  pengawasan pangan dilakukan dengan cara pemeriksaan pada toko dan jajanan.

“Di bulan suci Ramadhan produksi pangan meningkat karena konsumen meningkat. Sidak dilakukan selama dua hari di Pasar Tolai, Sumber Sari, dan Pasar Parigi juga di Pusat jajanan Takjil. Kalau di Tolai masih ditemukan pewarna tekstil digunakan di dalam jajanan, kalau di Parigi dua tahun lalu ada, sekarang sudah tidak ada. Di Tolai alasannya untuk kue sesajen saja,” jelas Darman.

Ia menghimbau, konsumen harus mengetahui jelas tekstur makanan sebelum membeli. Salah satu contoh sederhana untuk ikan jika dilihat tidak ada lalat, tidak berbau amis itu mengandung pengawet, untuk tahu jika gampang robek berarti tidak mengandung pengawet.

“Warna agak terang di makanan itu dari pewarna tekstil. Bisa dilihat teksturnya, mana yang memenuhi syarat untuk kesehatan. Konsumen harus cerdas memilih jajanan,” pungkasnya. (leu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.