Banjir Sapu Tujuh Desa di Buol

0
362

BUOL – Tujuh desa di kecamatan Bukal kabupaten buol dihantam banjir bandang. Ratusan rumah penduduk, lahan pertanian, ternak warga  disapu air dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Satu unit kendaraan pengangkut buah sawit milik perusahaan PT HIP ikut tersapu banjir dan hilang di sungai.

Ilustrasi banjir. (Foto: Yuslih)

Bencana alam banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai Buol, setelah kurang lebih 3 jam hujan deras turun disertai angin kencang dan petir, Minggu malam (27/5).

Banjir bandang terjadi di saat sebagian warga sedang melaksanakan salat tarwih. Bencana ini merupakan banjir pertama kali terjadi. Tidak ada korban jiwa manusia dan merupakan banjir terparah sepanjang tahun yang terjadi di tujuh desa, yakni Desa mulat, Modo, Winangung, Mooyong, Rante Maranu, Mopu dan sebagian Petangoan.

Camat bukal Drs Kasim Butudidi kepada Radar Sulteng, Senin (28/5) mengatakan, banjir bandang yang menerjang tujuh desa  berasal dari luapan  secara tiba-tiba masuk menerjang perkampungan, mengakibatkan akses jalan desa terputus dan ter timbun material lumpur yang di bawah air yang meluap dari sungai. Selain itu ratusan hektar tanaman jagung padi sawah rusak disapu banjir.

“Warga saat ini tidak ada yang mengungsi semua sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah mereka,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Buol Abdullah Batalipu langsung mengunjungi warga yang terkena banjir bandang dan langsung memerintahkan dinas terkait segera melakukan langka-langka bantu korban banjir berikan bantuan logistik untuk kebutuhan warga.”Untuk rumah warga tidak ada yang rusak parah hanya saja air bersih yang sama sekali tidak ada,” ujarnya. (tam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.