Tangkal Hoax, Zetizen Radar Sulteng Tingkatkan Softskill Jurnalis Sekolah

0
384
Pemimpin Umum Radar Group H Kamil Badrun AR SE MSI saat membuka pelatihan jurnalistik bertajuk Peningkatan Capacity Building untuk Jurnalis Sekolah Angkatan Kedua, Sabtu (2/6). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Generasi Zetizen Radar Sulteng menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik bertajuk Peningkatan Capacity Building untuk Jurnalis Sekolah Angkatan Kedua.

Kegiatan yang mengusung tema Insan Muda Cerdas Bermedia ini berlangsung di lantai III Graha Pena, Sabtu-Minggu (2-3/6).

Pemimpin Umum Radar Group H Kamil Badrun AR SE MSI  dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermakna dan sangat dibutuhkan untuk kondisi sekarang dalam rangka beredarnya berita hoax. Karena ketika menjadi jurnalis profesional, hoax itu tidak akan ada, hoax itu akan mati dengan sendirinya. Sebab, hoax bukanlah produksi jurnalistik.

“Ketika anda mempuyai basic jurnalistik bahwa dengan 5W1H ditambah security itu adalah hal yang menangkal hoax,” paparnya.

Karena lanjut Kamil, dalam pembuatan berita 5W1H, semua unsur terpenuhi termasuk chek and balance, dan membuat orang atau pembacanya tidak bertanya lagi. “Berarti semua unsur ada di dalam itu sudah terpenuhi, tetapi kalau hoax kan belum tentu,” jelasnya.

Menurutnya, pelatihan ini akan menjadi basic untuk para peserta. Pasalnya, di tengah zaman yang kian rumit, tantangan yang kian berat, dibutuhkan generasi muda yang cerdas yang mempunyai visi, punya kreasi dan inovasi, serta mampu menaklukan zaman.

“Ke depan anda hidup di era tantangan, yang tantangannya cukup luar biasa. Olehnya, siapa yang menguasai IT dan teknologi dialah yang mampu menaklukan tantangan zaman itu,” tekannya.

Kamil berharap peserta pelatihan dapat mengikuti semua kegiatan sampai selesai, dan mengikuti kegiatan ini dengan tekun serta bisa sharing dengan pemateri. Dia juga berharap kegiatan seperti ini terus diadakan. Karena kata dia, masih banyak potensi-potensi jurnalis yang ada di sekolah yang butuh panduan, bimbingan dan peletakan dasar untuk memulai profesi jurnalis ke depan.

“Bukan berarti apa yang dikatakan oleh pemateri itu menurut anda semua benar, atau kalau pun ada menurut anda tidak benar silahkan didebat dan silahkan di-sharing di sini. Ingat, jurnalis bukanlah sebuah pekerjaan tapi jurnalis adalah sebuah profesi, yang di dalamnya anda mempunyai otoritas melakukan atau tidak melakukan, di dalamnya anda mempunyai kemampuan untuk mengubah sesuatu dengan karya yang anda hasilkan,” tuturnya.

Pelatihan sendiri bertujuan  untuk peningkatan softskill jurnalis sekolah, utamanya kemampuan menulis dan fotografi. Menurut Penanggungjawab Zetizen Radar Sulteng, Nur Soimah Ulfa, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak jurnalis sekolah sebagai ujung tombak penangkal kabar hoax alias kabar bohong, yang saat ini dengan mudah diterima karena pesatnya perkembangan teknologi komunikasi.

“Para alumni nantinya akan menjadi anggota forum jurnalis sekolah yang akan dibentuk dan dinaungi langsung oleh Radar Sulteng, pada Agustus 2018 mendatang, forum ini ditujukan sebagai wadah para jurnalis sekolah untuk saling komunikasi dan membantu dalam peningkatan skil maupun produksi media sekolah,” ungkapnya.

Setelah dibuka secara resmi oleh pimpinan umum Radar Group kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan seluruh panitia-panitia yang menggelar kegiatan tersebut dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Wakil Pimpinan Redaksi Dr Rahmat Bakri SH MH.

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh 42 siswa perwakilan dari 14 sekolah yakni SMAN 3 Palu, SMAN 5 Palu, SMAN 6 Palu, SMAN 7 Palu, SMAN 8 Palu, SMAN 9 Palu, SMA Karunadipa, SMKN 1 Palu, SMKN 4 Palu, SMKN 6 Palu, SMKN 7 Palu, SMK Yadika Palu, SMK Muhammadiyah dan MA Alkhairaat Palu.

Sekadar diketahui, setelah angkatan kedua ini akan ada lagi pelatihan angkatan ketiga akan digelar akhir Juli 2018 mendatang.(win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.