IWAPI Ajak Anak Panti Berbuka di Hotel Berbintang

0
276

PALU-Menjadi agenda rutin DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulteng, setiap Ramadan berbagi kebahagiaan bersama anak panti asuhan dan kaun duafa. Ramadan 1439 H kali ini, DPD IWAPI Sulteng kembali membuat seratusan anak panti asuhan yang ada di Kota Palu dapat tersenyum bahagia.

Anak panti asuhan Miftahul Khairaat bersama Dewan Kehormatan dan para pengurus IWAPI pada buka bersama di Mercure Hotel, Minggu (10/6). (Foto: Wahono)

Cara IWAPI membuat anak panti asuhan cukup menarik. Jika sebagian buka bersama anak panti asuhan dilaksanakan di panti asuhan, namun IWAPI mengajak seluruh anak panti asuhan dan pengasuh panti asuhan untuk buka puasa bersama di hotel berbintang yang ada di kota Palu.

“Acara ini dilaksanakan di Mercure Hotel, tempat dan fasilitas hotel berbintang. Bukan dengan maksud dan tujuan untuk gengsi-gengsian. Tapi IWAPI ingin benar-benar memberikan pelayanan dan memuliakan anak-anak yatim,” kata Ketua DPD IWAPI Sulteng, Hj Fairus Husen Maskati SE, disela-sela buka bersama dengan anak panti asuhan Miftahul Khairaat di Hotel Mercure, Minggu (10/6).

Kegiatan IWAPI berbagi ini juga turut dihadiri tamu-tamu istimewa seperti unsur DPP IWAPI, Hj Syarifah Balgis Alqadrie. Dewan Kehormatan IWAPI Sulteng, Hj Lely Achmadi Pakamundi dan Hj Haddena Yahya Labadjo, serta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulteng, Drs Ridwan Mumu MSi.

Sebelum berbuka, kegiatan diisi dengan mendengarkan ceramah yang disampaikan Drs H Ahmad Asse MPdI dan dilanjutkan Salat Magrib berjamaah. Setelah itu dilanjutkan makan bersama.

“Kegiatan ini adalah bagian dari salah satu program kerja IWAPI di bulan Ramadan. Kalo tahun kemarin kami hanya 50 anak yatim piatu. Tahun ini alhamdulillah meningkat menjadi 100 anak yatim dan duafa. Insyaallah tahun depan kami bisa berbuat lebih baik, lebih besar dan lebih bermanfaat,” ucap Fifi sapaan akrabnya.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir segenap pengurus DPD IWAPI Sulteng serta para Wakil Ketua Umum.

Sementara itu, pengasuh panti asuhan Miftahul Khairaat, Nur Haedah dan Samlin sepakat mengucapkan terima kasih kepada IWAPI Sulteng.

“Kami sangat berterima kasih kepada IWAPI. Karena memang panti kami banyak yang belum mengetahui karena tidak ada papan namanya. Tapi IWAPI tetap bisa dapat panti kami dan ajak anak-anak kami berbuka bersama,” tutupnya.

Saat hendak pulang, seluruh anak panti berbaris rapi dan bersalaman dengan Dewan Kehormatan serta para pengurus IWAPI, sekaligus pemberian sedekah kepada setiap anak panti.(saf/exp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.