Pencarian Remon yang Tenggelam di Danau Tambing masih Nihil

0
1303
Dua rakit yang digunakan Remon dan teman perempuannya saat ingin selfie di Danau Tambing. Posisi Remon terjatuh ditandai dengan patok kayu oleh pengelola setempat. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Pencarian hari pertama korban tenggelam di danau Tambing, Kelurahan Lore Utara, Kabupaten Poso, oleh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu belum menuai hasil. Pencarian dengan menurunkan dua orang penyelam personel SAR selama kurang lebih 25 menit terkendala beberapa kondisi alam.

Pantauan Radar Sulteng, posisi dari pinggiran danau ke titik jatuhnya korban sendiri berjarak 8 meteran, ada sebuah patok kayu yang dipasang untuk menandai lokasi dimana korban terlihat.

Tim SAR saat melakukan penyelaman di titik jatuhnya korban tenggelam di Danau Tambing, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Senin (25/6). (Foto: Tim Sar Palu)

Komandan Tim SAR, Dirman Sandewa mengatakan, ada beberapa kendala di lapangan pertama adalah visibility (kelayakan) di lokasi penyelaman sangat kurang dan airnya sangat dingin. Tekstur dasar dari Danau Tambing sendiri bergambut yang turut menyulitkan proses penyisiran di dasar danau.

“Jadi sangat sulit untuk tim penyelam. Besok (hari ini, red) untuk penyelaman ada beberapa titik kita fokuskan, yang juga kita curigai titik jatuhnya korban,” kata Dirman ditemui di lokasi, Senin (25/6).

Pencarian korban dengan cara menyisir juga melibatkan pihak Polsek Wuasa, pengelola resort Danau Tambing, keluarga dan kerabat korban. Namun dengan segala upaya masih belum berbuah hasil.

Selain itu, penyisiran bukan hanya dilakukan dengan menggunakan perahu karet, tetapi secara manual dengan berjalan dari bibir danau ke arah titik korban jatuh. Bahkan tim SAR sampai mencoba membuat ombak buatan dengan harapan tubuh korban bisa bergerak dari dasar danau.

“Jadi ada juga yang berjalan sambil meraba-raba dengan kaki barangkali tersangkut saat ada ombak buatan itu,” lanjut Dirman.

Tim SAR sendiri menargetkan proses pencarian selama 7 hari ke depan, itu sesuai prosedur dari Basarnas sendiri. (acm/win)

Baca selengkapnya di koran Harian Umum Radar Sulteng Edisi Selasa (26/6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.