Kemendes Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk Pengembangan Pulau Lingayan

0
206

TOLITOLI — Pulau terluar dan terpencil-Lingayan, kembali mendapat perhatian serius pemerintah pusat. Terbaru, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), kucurkan program pengembangan desa wisata.

Dirjen Pengembangan Daerah Pulau-pulau Kecil Terluar, Hasru Edyar S.Sos MAp menandatangani MoU kerja sama, Jumat (6/7). Foto: Ahmad Hamdani)

Menandai selesainya tahap pertama pembangunan fisik 2017 dan dimulainya tahap II tahun 2018, Direktorat Jenderal  Pengembangan Daerah Pulau Kecil Terluar bersama Pemkab Tolitoli menandatangani kerja sama pengelolaan melalui Memorandum of Understanding (MoU), Jumat (6/7).

Usai penandatanganan, Dirjen Pengembangan Daerah Pulau Kecil Terluar, Hasru Edyar S.Sos MAp kepada Radar Sulteng menjelaskan, program Desa Wisata ini, sebenarnya bukan sasaran utama. Karena gaungnya ada pada Kementerian Pariwisata. Namun, karena Pulau Lingayan termasuk pulau terluar dan terpencil, sehingga dengan potensi wisata yang dimiliki, menjadi alasan Kementerian PDT untuk mengucurkan program untuk mendorong kemajuan masyarakat Pulau Lingayan agar tidak lagi tertinggal, melalui potensi wisata.

Dana yang dikucurkan Kementerian PDT untuk Pulau Lingayan tahun anggaran 2017 dan 2018 senilai Rp 4 miliar. Dari nilai tersebut, tahap I pengerjaan fisik terdiri dari pembangunan homestay lengkap dengan fasilitasnya, dermaga apung, serta gapura. Sedangkan di tahap II yang sedang dalam pengerjaan meliputi, 5 unit homestay, gapura, dan penataan lingkungan serta jalan.

“Sasaran Kementerian PDT adalah pulau terluar terpencil, dengan memanfaatkan potensi wisata Lingayan. Ini juga terintegritasi dengan kementerian terkait, termasuk sisi keamanan karena berada di Kawasan perbatasan dengan negara tetangga, Malaysia dan Filipina,” kata Dirjen.

Lanjut Hasrul, dengan program desa wisata Kementerian PDT berharap, ekonomi masyarakat lokal semakin terdongkrak. Apalagi, untuk pengelolaan dari sejumlah fasilitas yang dibangun Kementerian PDT diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Tolitoli, di lapangan dikelola BumDes Desa Ogotua.

“Harapan kami ini menjadi aset kemajuan desa dan masyarakat Pulau Lingayan. Potensi wisata sangat menjual dengan kedatangan wisatawan asing dan mancanegara. Jual aksesoris, kerajinan tangan dan sebagainya. Kementerian terkait juga akan meluncurkan program masing-masing, semua terpadu membangun negeri ini,” lengkap Dirjen.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Tolitoli H Abdulrahman H. Abdullah mengaku bersyukur atas respons, dan kepedulian Kementerian PDT untuk membangun Tolitoli, khususnya di pulau terluar, Lingayan. Wabup berharap, untuk pengembangan daerah tertinggal, tidak hanya Lingayan, tapi beberapa desa lainnya juga butuh sentuhan yang sama. Karena itu, ia berharap, Kementerian PDT dapat mengucurkan program pengembangan secara berkelanjutan di Kabupaten Tolitoli. (dni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.