Sembilan Mobil Dinas di Donggala Ditarik Paksa

0
571
Inilah beberapa randis yang telah ditarik oleh Pemkab Donggla, Rabu (11/7). (Foto: Ujang Suganda)

DONGGALA – Sebanyak sembilan unit Kendaraan Dinas (Randis) Roda empat yang digunakan ASN di lingkungan Pemkab Donggala ditarik. Penarikan Randis yang dilakukan oleh Bidang Aset Pemkab Donggala tersebut berdasakan surat perintah bernomor 090.655.BPKAD/VII/2018.

Menurut Kepala Bidang Aset Dinas  Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Donggala, Mohammad Fichri Labadjo, penarikan sembilan unit mobil tersebut sudah dilakukannya sejak tahun 2017. Pada waktu itu kata Fichri, penarikan dilakukan untuk kepentingan desk Pilkada Pemkab Donggala yang membutuhkan kendaraan untuk operasional.

“Proses penarikan awalnya tahun 2017. Kami datang baik-baik menjelaskan kepada pemilik kendaraan, tetapi tidak digubris. Padahal kami hanya pinjam untuk kepentingan desk Pilkada Pemkab, setelah itu kami kembalikan lagi mobilnya,” ungkapnya.

Akibat tidak diindahkan, terpaksa selama tahapan Pilkada kata Fichri, pihaknya hanya menggunakan mobil rental. Menurut Fichri, hal itu sudah dikomunikasikan dengan Bupati Donggala.

“Hasilnya penarikan kedua kalinya ini terpaksa kami lakukan dengan paksa yang melibatkan Satpol PP. Intinya ada dua kepentingan penarikan mobil dinas tersebut. Pertama menindaklanjuti LHP BPK 2017 serta kepentingan tahapan Pilkada atau Desk Pilkada,” katanya.

Labih lanjut diungkapkan Fichri, penarikan Randis tidak ada kaitannya dengan politik. Kata Fichri hanya kebetulan saja waktu penarikan berada di tahun politik. “Saya hanya menjalankan tugas sebagi Kepala Bidang Asset. Soal politik saya no komen karena tidak ada kaitanya,” katanya.

Beberapa randis yang ditarik tersebut adalah milik Sekretaris Dinas Pariwisata, Muhammad. Sekretaris Dinas DPMD, Nawir.  Sekretaris Dinas Kearsipan, Rasman. Kabid Perpustaakaan, Gamar Lamaruna,  Sekretaris Dinas Holtikutura Hi Ansar. Selain itu satu diantaranya adalah randis jenis Toyota Hilux yang digunakan oleh Kepala Puskesmas Tambu, drg Hamzah yang merupakaan adik ipar drg Anita B Nurdin.

Penarikan mulai dilakukan sejak Sabtu hingga Senin (10/7) kemarin. Saat ini beberapa mobil masih ada yang terparkir di halaman Rujab Bupati Donggala.(ujs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.