Cafe Kosong di Taman Ria Diduga Sering Jadi Tempat Esek-Esek

0
600
Kompleks café yang kosong diduga sering dijadikan tempat memadu kasih pasangan muda-mudi di Kota Palu, yang menjurus ke tindakan mesum. (Foto: Wahono)

PALU – Sejumlah cafe di ujung Taman Ria, Jalan Cumi-Cumi, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, yang telah ditinggal pemiliknya, kerap dijadikan tempat mesum pasangan muda-mudi. Mereka berpacaran di tempat-tempat yang gelap di dalam café tersebut.

Informasi yang didapatkan bahwa sebelumnya warga sempat menemukan beberapa  pemuda yang sedang asyik berpacaran, namun hanya ditegur dan diminta untuk meninggalkan tempat tersebut. Tempat itu, juga dimanfaatkan pasangan muda-mudi hanya saat malam hari, karena café yang tidak beroperasi tersebut dalam keadaan gelap.

Diketahui bahwa Satuan Polisi Pamong Praja pernah melakukan penertiban terkait warung yang sudah tidak ditempati dan berdagang akan digusur, mengingat tempat tersebut kumuh dan jorok, juga diindaksi sering dijadikan tempat berpacaran.

Salah seorang pedagang, Anjar Asri, juga pernah melihat bahwa ada sepasang kekasih sedang asyik berduaan di café yang telah lama kosong. Dan dirinya bukan hanya pertama kali melihat sepasang kekasih. Namun untuk siang hari memang café kosong itu dijadikan tempat peristirahatan oleh warga yang sedang dalam perjalanan jauh atau para penjual ikan keliling.

“Kalau liat yang sedang pacaran sering ada memang di café-café yang kosong dan gelap, kebanyakan malam hari, bukan hanya di malam minggu saja, malam-malam lainnya juga pernah saya liat sepasang kekasih lagi asyik berduaan,” ungkapnya saat ditemui disalah satu tempat julannya di komplek café, Selasa (14/8).

Sementara Kabid Binmas Satpol PP Kota Palu, Max Hertox Duyoh menyampaikan akan menindaklanjuti laporan warga itu dengan melakukan penertiban di kafe  yang dianggap kosong dan diduga hanya dijadikan tempat untuk berpacaran. “Kita akan tetap menindaklanjutinya dengan segera,” ungkapnya, Selasa (14/8) kemarin.

Kemudian, untuk menindaklanjuti atas penertiban yang meresahkan warga sekitar tersebut, pihaknya tetap akan melakukan koordinasi terlebih dahulu ke atasan, untuk bisa mendapatkan kejelasan nantinya dalam melakukan penertiban di lokasi. “Saya akan koordinasi terlebih dahulu ke atasan saya dan besok (hari ini) sudah ada kepastian terkait dengan tindakan dari Satpol PP,” tutupnya. (who/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.