Ini Terobosan Untad Percepat Mahasiswa Agar Bisa Wisuda

0
252
FOTO: HUMAS UNTAD
Muh. Basir Cyio

PALU – Formasi pembimbing tugas akhir, baik program diploma, sarjana, S2, dan S3 akan berubah. Pimpinan Universitas Tadulako (Untad) telah memutuskan bahwa per 3 September 2018, mahasiswa program diploma dan sarjana akan dibimbing oleh satu orang dosen dan mahasiswa program S2 dan S3 akan dibimbing oleh dua orang dosen.

Kebijakan tersebut diambil agar penyelesaian tugas akhir (TA,Skripsi,Tesis,Disertasi) mahasiswa dapat berlangsung cepat. Hal ini didasari oleh saran pihak Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang sebelumnya menyoroti tingginya rata-rata tahun kelulusan mahasiswa Untad, yaitu 4,7 tahun sehingga berdampak pada nilai akreditasi, baik prodi maupun institusi.

Rektor UNTAD, Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS, menyampaikan bahwa rata-rata lama studi itu, sesuai dengan kondisi riil yang dihadapi, ternyata banyak mahasiswa yang terhambat penyelesaian studi karena sulitnya koordinasi antar pembimbing. Imbas dari itu, tugas akhir mahasiswa menjadi terhambat, yang berpengaruh langsung terhadap penyelesaian studi mahasiswa.

“Jadi banyak mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir itu sampai setahun. Salah satu penyebab, setelah ditelusuri, ternyata karena sulitnya koordinasi antar pembimbing. Pembimbing satunya maunya ke arah A, pembimbing yang lain maunya ke arah B. Akhirnya, mahasiswa menjadi terhambat hanya lantaran masing-masing pembimbing mempertahankan kemauan mereka,” jelas Rektor.

Untuk itu, Basir menegaskan bahwa per 1 September 2018, formasi pembimbing itu akan diubah. Perubahan formasi pembimbing itu dilakukan semata-mata agar pembimbingan tugas akhir mahasiswa dapat lebih efektif dan efisien. Terkait dengan itu, dalam waktu dekat, akan segera digelar rapat pimpinan bersama para dekan dan Direktur Program Pascasarjana atas kebijakan formasi pembimbing itu.

“Inilah ikhtiar kami setelah menerima masukan dari asesor BAN-PT yang menyoroti tingginya rata-rata lama studi mahasiswa Untad. Insya Allah dengan kebijakan ini, mahasiswa akan terbantu dalam penyelesaian studi dan dapat segera mengaplikasikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki di dunia kerja,” tegasnya.(*/ika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.