PALU – Mata Pelajaran (Mapel) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sempat dihapus dari daftar pelajaran siswa seiring dengan diberlakukannya Kurikulum 2013 secara nasional Juli 2016 silam, akan kembali dimasukan. Mapel TIK ini sendiri, bakal berlaku pada tahun ajaran selanjutnya yakni 2019/2020.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mengungkapkan, sangat menyambut dengan baik apa yang menjadi rencana kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk kembali menerapkan mata pelajaran TIK yang akan menjadi Informatika di sekolah-sekolah baik ditingkat SMP maupun SMA Negeri dan Swasta.

“Apa yang didorong oleh Kemendikbud untuk kembali menerapkan mata pelajaran TIK di sekolah-sekolah sangat membuat kami antusias bahkan kami dibeberapa kesempatan sudah melaksanakan itu mata pelajaran itu, saat ini kami sudah laksanakan pembelajaran TIK tapi dalam muatan lokal ke SMP Negeri dan Swasta yang ada di Kota Palu,” ungkapnya ditemui di Kantornya di Jalan Bantilan, Palu Barat, Selasa (4/9) kemarin.

Dia juga menjelaskan, guru-guru TIK yang ada di Kota Palu masih jauh dari cukup dan kekurangan guru TIK  serta hanya sebagian guru TIK saja yang benar-benar lulusan Sarjana Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer. Sehingga Dinas Pendidikan Kota Palu masih terus mencari lulusan sarjana yang membidangi Teknologi Informasi dan Komputer untuk menutupi kekurangan guru TIK di Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Swasta yang ada di wilayah pendidikan Kota Palu.

“Guru TIK di Kota Palu memang juga masih kekurangan seperti Nasional yang juga kekurangan guru mapel TIK maka kami juga di Kota Palu merasakan hal yang sama tapi kami akan coba mendorong guru-guru TIK apakah kita ambil dari pegawai honorer yang sudah lama mengabdi atau nanti kita mengupdate guru-guru yang memiliki kemampuan TIK itu sehingga saat kurikulumnya masuk maka guru-guru itu bisa menguasai dengan baik apa yang akan diajarkan mendatang tentang informatika,” jelasnya.

Kadisdik Kota Palu tersebut juga menuturkan sebagian guru-guru TIK yang ada di Kota Palu sudah tersertifikasi secara profersional yang memang berasal dari lulusan Sarjana komputer sehingga diharapkan tahun mendatang saat mapel Informatika kembali diajarkan di SMP maka guru-guru tersebut sudah siap mengajar materi-materi Informatika kepada peserta didiknya.

“Sebagian sudah tersertifikasi karena hal itu berdasarkan ijazah mereka sebab sekarang sudah tidak bisa kalau tidak linear sehingga mewajibkan guru-guru TIK itu benar-benar linear dengan apa yang dipelajarinya seperti lulusan sarjana TIK sangat diprioritaskan daripada lulusan yang tidak linear dengan mapel Informatika jadi semuanya harus linear kalau dia komputer harus mengajar komputer dan kalau mau melanjutkan pendidikannya Master pun harus komputer,” tutur Ansyar. (slm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.