Belum Setahun, Sudah Ada 483 Perceraian di Kota Palu

0
460

                       

Ilustrasi/vemale.com

PALU – Belum sampai di penghujung tahun, Pengadilan Agama Klas I A Palu, telah memutuskan 483 kasus peceraian. 221 kasus diantaranya merupakan cerai talak yang diajukan pihak laki-laki dan 262 kasus cerai gugat yang diajukan pihak perempuan.

Panitera Muda Hukum Kantor Pengadilan Agama Kelas I A Palu , Hj Rahidah Said SAg, ditemui Rabu (5/9) kemarin, meyampaikan bahwa masih ada sisa perkara yang diterima di tahun 2017 belum sampai perkara putus, yaitu tersisa 83 perkara cerai gugat yang diminta oleh pihak perempuan, sedangkan masih ada 36 cerai talak yang diminta oleh pihak laki-laki.

“Sehingga di bulan Januari jumlah cerai gugat pada perkara yang sudah putus ada 36, diselesaikan dengan laporan di bulan Januari 2018 hanya 21, karena ditambah oleh jumlah laporan tahun lalu. Seperti itu juga untuk cerai talak laporan dibulan Januari 2018, ada 73 laporan dan putus ada sebanyak 105 perkara putus, iu juga ditambah dengan perkara tahun 2017 ” ungkapnya, saat ditemui diruang kerjannya.

Rahidah, menungkapkan untuk jumlah yang putus dan telah mengantongi akta cerai di Kota Palu dari bulan Januari sampai Juni sebanyak 483 pasangan, dan penyebab kejadianya yaitu banyak disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran terus menerus di dalam rumah tangga. “Kalau pertikaian itu jumlahnya ada 174 perkara yang dikeluarkan berdasarkan akta cerai, dan juga penyebab kedua yaitu pada perkara, meninggalkan salah satu pihak sampai pihak yang dirugikan putuskan untuk bercerai ada sebanyak 99 perkara yang sudah putus,” jelasnya. (who)

                    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.