PALU – Pengurus Daerah (Pengda) Hapkido Indonesia Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Excellent To Champion (ETC) Martial Arts Club, memberangkatkan 3 atletnya mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 3 Hapkido Indonesia di Jakarta, 16 September 2018.

Dalam kejuaraan tersebut, atlet Hapkido Sulteng berhasil meraih 2 medali, masing-masing 1 medali perak oleh Nadya Ananda Putri yang bertanding di kelas daeryun/fight kelas 46 kg Female dengan jumlah lawan 8 orang di kelasnya, dan 1 medali perunggu oleh Muhammad Fakhri Al Afif yang bertanding di kelas daeryun/fight kelas 58 kg Male dengan jumlah 8 orang di kelasnya.

“Sebelumnya, atlet Muhammad Fakhri Al Afif diturunkan di kelas yang sama pada ajang Kejurnas yang ke 2 di Jogja pada 2017 lalu, dengan meraih medali perunggu,” ungkap Sabam Ady Kasmadin AR SE, Instruktur Nasional dan Leader Hapkido Sulteng.

Sedangkan satu orang atlet lainnya kata Ady, yakni Bimo Prakoso Karyono yang diturunkan dalam Kejurnas 3 Hapkido Indonesia 2018 kelas nakbop/lompat jauh, belum berhasil meraih medali. “Karena persaingan yang cukup ketat dengan jarak lompatan 3 meter belum berhasil dilewatinya,” katanya.

Nadya dan Fakhri adalah mahasiswa Universitas Tadulako masing-masing berasal dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Teknik semester awal. Adapun Bimo Prakoso adalah siswa SMKN 3 Palu.

“Keberangkatan atlet dilepas secara resmi oleh Pembina Hapkido Sulteng Drs Kasman Lassa SH, yang juga Bupati Donggala, dan Ketua Hapkido Sulteng Dedi Irawan SPd, di rujab Bupati Donggala,” ungkapnya.

Selain Ady Kasmadin, pada kejuaraan yang diikuti oleh 23 Provinsi dengan 242 atlit dengan 5 kategori, yaitu daeryun/fight, hyung/jurus, hosinsul/bela diri praktis, dan nakbop/lompatan, para atlet Hapkido Sulteng didampingi oleh manager/coach Imran Wahyudi Alatas ST MAP.

“Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Menpora serta penyematan baju Hapkido kepada Menpora oleh sekjen WHMAF,” kata Ady.

Ady menjelaskan, Hapkido adalah satu seni bela diri asal Korea yang berkembang dengan sangat cepat di Indonesia sejak 2014. Saat ini sudah berkembang di 27 Provinsi dan menjadi hasanah baru olahraga Martial Art di Indonesia yang langsung berafiliasi di bawah World Hapkido Martial Arts Federation (WHMAF).

Kedepan kata Ady, Hapkido Indonesia Sulteng akan melakukan pembinaan prestasi secara mandiri ataupun dengan dukungan pihak terkait, dan akan segera mengembangkan Hapkido di segmen kelas pelajar dan mahasiswa untuk bibit prestasi, serta segmen kelas dewasa untuk olahraga yang harmoni.

“Hapkido Indonesia akan melebarkan sayap dan manajemennya ke kabupaten-kabupaten yang ada di Sulteng secara bertahap, saat ini kepengurusan kabupaten hadir di Kota Palu, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Morowali dan Kabupaten Donggala,” urainya.

Ditambahkan, saat ini Hapkido Indonesia Sulteng bekerja sama dengan Excellent To Champion (ETC) Martial Arts Club, rutin melaksanakan latihan di gedung baruga lapangan Vatulemo Kota Palu. “Untuk kelas pelajar setiap Sabtu dan Minggu jam 15.30 sampai 17.00 dan kelas dewasa setiap Selasa dan Jumat jam 19.45 sampai 21.00, untuk informasi pendaftaran dapat melalui whatsapp di 085241066421,” demikian Ady.(fdl/exp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.