Kebakaran Hutan Rambah Tanaman Sawit Warga

0
206

FOTO: SYAFRUDIN/RADAR SULTENG
TERILHAT HANGUS: Inilah lokasi bekas kebakaran di area pengunungan yang menghanguskan rumput maupun tanaman milik masyarakat Pamona Utara.

POSO – Langit Poso kembali diselimuti asap tebal, kemarin (22/9). Asap yang mengepul di wilayah Taripa dan Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Provinsi Sulteng itu akibat kebakaran hebat yang pernah menghanguskan ratusan hektar lahan di wilayah Pegunungan Poso.

Selain ditumbuhi rumput kering, pegunungan di wilayah itu juga ditanami cengkeh maupun kelapa sawit. Kebakaran terjadi sudah lebih dari sebulan. Hingga kemarin menurut penuturan warga sekitar belum ada tindak lanjut dari pemerintah mengatasi kebakaran yang terus meluas tersebut.

Sebulan lalu, kata Danil warga setempat mengaku lahan yang terbakar hanya yang berada di sebelah barat. Namun kebakaran kini meluas ke wilayah timur dan menghanguskan segala macam tanaman masyarakat.

‘’Sudah lama ini. Apinya tidak besar tapi menjalar terus,’’ katanya ditemui, kemarin (22/9).

Pantauan Radar Sulteng, siang kemarin, terlihat sedikitnya ada empat titik yang masih mengepulkan asap tebal. Sedangkan di wilayah Pamona Utara yang terkena dampak meluasnya lahan yang terbakar, juga terlihat beberapa titik. Terpantau asap mengepul tidak jauh dari pemukiman warga dan juga membakar tanaman kelapa sawit.

Kepala KPH Sinmar Poso, Lukman MSi ketika dikonfirmasi Radar Sulteng, membenarkan adanya kebakaran di wilayah Pamona. Dari hotspot KPH terdeteksi ada tiga titik kebakaran. Ketiganya di wilayah Kecamatan Pamona Timur. Yakni dua titik di desa Kancuu dan satu titik di desa Masewe. Titik kebakaran berada di lahan persawahan dan lahan perkebunan warga. ‘’Bukan pada kawasan hutan tapi persawahan dan perkebunan warga,’’ jelas Lukman.

Proses pemadaman kata Lukman sedang berjalan dan dilakukan oleh anggota Polsek Pamona Timur, Polhut KPH Sinmar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga desa setempat, dan Brigdalkarhut Manggala Agni Kantor Operasi Malili, Sulawesi Selatan. ‘’Sekarang api sudah berhasil dipadamkan,’’ demikian kata Lukman saat dikonfirmasi sekira pukul, 20.30 wita tadi malam. (saf/bud)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.