Rektor Untad Minta Dukungan Tokoh Masyarakat Tondo

Berharap Persiapan Akreditasi Universitas Berlangsung dengan Lancar

0
160
FOTO: HUMAS UNTAD UNTUK RADAR SULTENG
KOORDINASI : Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS saat menyambut dan berdialog dengan sejumlah toko masyarakat Tondo, membahas persiapan Untad menuju akreditasi A, yang berlangsung di ruangannya, Senin (24/9).

PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat di kelurahan Tondo, terkait beberapa penolakan pemindahan kantin dan dego-dego, yang berlangsung di ruangannya, Senin (24/9).

Pertemuan di maksud membangun komunikasi dan memohon dukungan kepada para tokoh masyarakat yang berada di Tondo, mengingat Untad merupakan salah satu dari beberapa Universitas di Indonesia yang mendapat kesempatan peningkatan akreditasi dari B menjadi A.

Sebelumnya, sejumlah persyaratan administrasi sudah mulai di persiapkan, namun beberapa penunjang lainnya seperti perpustakaan, kantin dan dego-dego, dianggap masih terlihat kumuh dan perlu untuk dilakukan perbaikan dan penataan. Sayangnya, beberapa pemilik kantin masih belum menerima jika kantinnya di bongkar dan di pindahkan ke tempat yang lebih layak.

“Posisi Akreditasi kita sekarang B, dan akan dilakukan pendampingan menuju akreditasi A, kita target bisa masuk ke dalam tujuh besar, kita di minta memperbaiki beberapa fasilitas yang masih terlihat kumuh, saya juga memohon dukungan dan doa restu bapak ibu untuk sama-sama mengawal ini,” ungkap Basri.

Dari beberapa kantin yang belum dipindahkan, tersisa empat kantin yang hingga sekarang masih menolak dipindahkan. Selain itu, masih terdapat beberapa dego-dego yang juga masih menolak untuk dibongkar, yaitu yang berada di FKIP dan FISIP. Menurut Basir beberapa lembaga yang berada di kedua Fakultas tersebut sampai memasang papan bertuliskan ancaman jika dilakukan pembongkaran.

Semua persiapan menuju akreditasi A, diharapkan dilalui dengan lancar dan baik, tidak adanya gesekan fisik, karena penolakan yang terjadi, sehingga proses pendampingan menuju akreditasi A dapat berjalan sesuai keinginan. Basir berharap persiapan akreditasi dapat berlangsung dengan lancar, sehingga berdampak baik bagi masa depan Untad di masa mendatang.(ika)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.