Jalur Kebun Kopi Masih Rawan Longsor

0
68
FOTO: ILHAM NUSI/RADAR SULTENG
RAWAN: Salah satu titik longsoran di Kebun Kopi. Salah satu pelintas jalan berada sangat dekat dengan titik longsoran. Padahal posisi ini dapat membahayakan jiwa.

DONGGALA – Ratusan hingga lebih kendaraan bermotor terus memadati jalur Kebun Kopi, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Di sisi lain, jalur tersebut masih rawan longsor.

Jalan Trans Sulawesi itu dominan dilalui eksodus dari Kota Palu, pasca gempa dan tsunami beberapa hari lalu. Bencana itu melanda Kabupaten Sigi, Donggala, dan Palu. Hanya sedikit kendaraan yang mengarah balik, seperti pantauan Radar Sulteng, Senin (1/10).

Sepanjang ruas jalan dari arah Toboli, Parigi Moutong hingga Kebun Kopi, sekurangnya 16 titik longsoran menyebar. Beberpa pohon juga tumbang.

Sejumlah kendaraan ditinggalkan di titik-titik longsor. Ada pula yang tertimbun tanah dan bebatuan besar.

Di tempat lainnya, longsoran baru juga dapat ditemui. Meski skalanya kecil, namun cukup berbahaya bagi pelintas jalan.

Di salah satu titik longsoran, sebuah alat berat terlihat menyingkirkan material tanah bercampur batu. Ratusan kendaraan dari dua arah terhenti. Proses itu berlangsung sekira 20 menit.

Banyak pengendara yang tak lagi sabar menunggu. Sang operator terpaksa berhenti akibat kondisi ini. Nampak sang operator kesal dari mimik wajahnya.

Tak jauh dari titik longsoran itu, terlihat satu keluarga berhenti di bahu jalan. Dua orang bayi dan dua bocah perempuan ada di antaranya. Mereka menumpangi kendaraan roda tiga.

Melihat posisinya, keluarga itu tak seharusnya berada sangat dekat dengan titik longsoran. Sebab dapat dibayangkan jika longsoran baru menyusul di lokasi yang sama.

Kondisi seperti di atas setidaknya menjadi peringatan bagi pengguna jalur Kebun Kopi untuk tetap waspada. Jika tidak, bahaya setiap detik dapat merenggut harta bahkan nyawa korbannya akibat longsoran tak terduga. (ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.